PSIKOLINGUISTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA KAJIAN TAFSIR AL-QUR’AN DI MAJELIS TAKLIM PKSM JEMBRANA BALI
Abstrak
Penelitian ini memfokuskan pada Psikolinguistik dalam pembelajaran Bahasa Arab pada Kajian Tafisr Al-Qur’an di Mejelis taklim PKSM (Peningkatan Kualitas Santri Manba’ul ‘Ulum) Jembrana Bali. Dalam pembelajaran Bahasa Arab, faktor kognitif, psikologis dan sosial memiliki peran dalam proses memahami dan memaknai teks Bahasa Arab yang dalam hal ini Tafsir Al-Qur’an. Metode Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan jenis studi kasus. Keunikan kasus dalam pembelajaran Bahasa Arab pada kajian tafsir AL-Qur’an ini karena pembelajarnya adalah orang dewasa (andragogi) yang hidup dalam konteks sosial budaya yang memiliki keunikan pada masyarakat Jembrana Bali, yakni yang memiliki berbagai tradisi yang terus dilestarikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa psikolinguistik dalam pembelajaran Bahasa Arab pada Kajian Tafsir Al-Qur’an di Majelis Taklim PKSM Jembrana Bali dikonstruksi melalui interaksi antara teks dan konteks pengalaman pembelajar. Dalam pembelajaran bahasa Arab di majelis taklim, pengajar secara efektif mengaitkan materi kebahasaan dengan konteks sosial dan budaya peserta seperti tradisi “Nyapar” pada bulan Shafar sebagai ikhtiar tolak bala’, selain itu penambahan kosa kata Arab ditambah melalui penjelasan (syarah/al-idlah(. Dalam pembelajaran bahasa Arab di majelis taklim, pengajar secara efektif mengaitkan materi kebahasaan dengan konteks sosial dan budaya ibu-ibu mejelis taklim PKSM, misalkan pada istilah al-iman yazidu bit tho’ah, wa yanqushu bil makshiyah.
Keyword : Psikolinguistik, Pembelajaran Bahasa Arab, Tafsir Al-Qur’an